Cara menjernihkan air pdam keruh dan berpasir

Meski telah melalui proses pengolahan, air dari sumber PAM/PDAM yang sampai ke rumah belum tentu sepenuhnya bebas dari kotoran. Tak jarang, air PDAM yang keluar dari keran tampak keruh dan masih mengandung partikel halus seperti debu, pasir, dan karat, sehingga meninggalkan endapan di dasar bak penampungan. Karena itu, penting untuk mengetahui penyebab air PDAM keruh serta cara menjernihkannya.

Penyebab air PDAM di Rumah Keruh

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan kenapa air PDAM di rumah menjadi keruh, di antaranya:

Air PDAM berasal dari sumber air seperti sungai dan danau yang perlu diolah sebelum didistribusikan. Perbedaan kualitas air baku dapat memengaruhi proses pengolahan dan kejernihan air yang dihasilkan.

Intensitas hujan yang tinggi dapat meningkatkan jumlah sedimen dalam air baku. Kondisi ini dapat membuat beban pengolahan air di WTP meningkat, sehingga proses pengolahan menjadi kurang optimal.

Penyebab air pam dan pdam keruh

Saat ada kebocoran atau perbaikan saluran, kotoran dari luar dapat ikut masuk ke dalam jaringan pipa. Partikel tersebut kemudian terbawa aliran, sehingga membuat air yang keluar dari kran tampak kotor.

Pipa distribusi dapat mengalami korosi atau degradasi, sehingga berpotensi melepaskan partikel karat serta mikroplastik. Partikel yang terlepas dari dinding pipa dapat membuat kualitas air di rumah menjadi kotor.

Jika air PDAM ditampung di dalam toren, kebersihan tangki perlu diperhatikan. Endapan yang menumpuk akibat kualitas sumber air yang kurang baik dapat memengaruhi kejernihan air yang dialirkan ke dalam rumah. 

Dampak Menggunakan Air PDAM Keruh

Dampak air keruh dan berpasir

Berikut beberapa dampak menggunakan air PAM yang tidak jernih, yaitu:

  • Menghambat Aliran Air
    Pasir, debu, dan karat dapat menumpuk di dalam pipa, keran, shower, dan jalur outlet tangki. Jika dibiarkan, kotoran ini dapat menyumbat saluran dan membuat aliran air melemah.
  • Menurunkan Kinerja Peralatan
    Kotoran dapat menumpuk pada pipa dan komponen peralatan rumah tangga. Jika dibiarkan, penumpukan ini dapat menyumbat dan mengganggu kinerja peralatan seperti keran, shower, water heater, dan mesin cuci.
  • Menimbulkan Noda Membandel
    Partikel karat dalam air dapat menimbulkan noda kuning pada kloset, lantai kamar mandi, wastafel, serta dinding toren sehingga perlu sering dibersihkan.
  • Mengganggu Kenyamanan Mandi
    Air PAM yang keruh dapat membuat aktivitas mandi menjadi tidak nyaman. Partikel kasar yang terbawa air dapat menyumbat pori-pori kulit dan memicu gatal serta iritasi, terutama pada kulit sensitif.
  • Menurunkan Kualitas Air
    Partikel kotoran juga dapat menjadi tempat menempelnya bakteri dan parasit. Jika air yang terkontaminasi ini digunakan untuk mencuci buah atau sayuran dapat berisiko menyebabkan gangguan pencernaan.

Apa Saja Ciri-Ciri Air yang Keruh

Berikut beberapa ciri air keruh yang dapat dikenali di rumah:

  • Warna air tampak kotor dan tidak jernih
  • Terlihat partikel lumpur, pasir, atau karat di dalam air
  • Aliran air yang keluar dari keran atau shower mengecil
  • Muncul endapan di dasar bak mandi atau toren air

Menurut Permenkes No. 2 Tahun 2023, batas maksimum tingkat kekeruhan air adalah kurang dari 3 NTU (Nephelometric Turbidity Unit). Jika air di rumah tampak tidak jernih, lakukan pemeriksaan kualitas air untuk mengetahui tingkat kekeruhannya secara akurat.

Bagaimana Cara Mengatasi Air Keruh?

Ada beberapa cara untuk menjernihkan air di rumah, seperti mengendapkan air agar partikel turun ke dasar, atau menggunakan tawas untuk menggumpalkan kotoran sehingga lebih cepat mengendap.

Namun, metode tersebut memakan waktu lama dan tidak efisien untuk kebutuhan harian. Untuk solusi yang lebih praktis dan efektif, memasang filter air yang tepat adalah pilihan terbaik.

Rekomendasi Filter Air Keruh Terbaik untuk Rumah Anda

Filter air Bleu Ultrafiltration (UF) Penguin menggunakan membran PVDF dengan tingkat kerapatan 0,01 mikron, sehingga dapat menyaring berbagai kontaminan mikroskopis.

Filter air membran PVDF

Ukuran membran yang 5.000 kali lebih kecil dari diameter sehelai rambut, menjadikan filter UF efektif untuk menghilangkan partikel halus seperti debu, pasir, karat, dan mikroplastik. Selain itu, filter ini juga telah teruji dan tersertifikasi SGS, mampu mengurangi bakteri hingga 99,99%.

Filter UF memastikan kualitas air di rumah lebih bersih, jernih, dan higienis. Ideal digunakan sebagai filtrasi lanjutan pada jalur utama, baik untuk sumber air PAM maupun air tanah.

Berikut keunggulan filter air Ultrafiltration, yaitu:

Dengan tersaringnya berbagai kontaminan mikroskopis dalam air, kualitas air di rumah dapat meningkat sehingga lebih nyaman untuk kebutuhan sehari-hari.

Membran membantu menyaring partikel halus yang terbawa air sebelum masuk ke jaringan pipa rumah. Dengan begitu, aliran air lancar bebas sumbatan serta kinerja peralatan tetap terjaga.

Filter UF tetap mempertahankan mineral alami yang dibutuhkan tubuh serta tidak ada air yang terbuang selama proses penyaringan.

Filter Bleu UF memiliki kapasitas aliran hingga 4.000 liter per jam, sehingga dapat menjaga suplai air ke seluruh rumah tetap lancar.

Cara menjernihkan air

Dilengkapi fitur backwash untuk memudahkan pembersihan membran dan fitur bypass sehingga perawatan lebih praktis tanpa perlu mematikan suplai air ke rumah.

Material membran kuat, tahan zat kimia, dan dapat dicuci berulang kali dengan masa pakai hingga 2 tahun, sehingga efisien untuk jangka panjang.

Housing filter terbuat dari material tebal dan tahan cuaca, sehingga cocok dipasang di luar ruangan. Tersedia dalam pilihan ukuran 10 inch dan 20 inch, dapatkan filter ini melalui official store Penguin Indonesia di Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia.

Rekomendasi filter air ultrafiltrasi pvdf

Untuk konsultasi dan pengecekan masalah air di rumah, hubungi customer service Penguin melalui 0800 111 2222 (bebas pulsa) atau 0855 777 0000 (WhatsApp).

Baca juga: Air Tanah Pakai Toren atau Tanpa Toren, Mana Lebih Baik?