Cara Menjernihkan Air Keruh dan Banyak Sedimen

Air keruh sering disebabkan oleh tingginya kandungan sedimen, seperti pasir, lumpur, tanah, atau partikel lainnya yang terbawa bersama aliran air. Kondisi ini biasa terjadi pada air sumur maupun air PAM. Jika tidak disaring, sedimen dapat membuat air berwarna keruh, keran dan shower tersumbat, serta aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman. Karena itu, penting untuk mengetahui penyebab dan cara efektif menjernihkan air di rumah yang keruh dan banyak sedimen.

3 Penyebab Air di Rumah Mengandung Banyak Sedimen

Penyebab air keruh dan banyak sedimen

Ada beberapa faktor yang membuat kualitas air rumah tangga keruh dan mengandung sedimen, yaitu:

Air tanah biasanya lebih banyak mengandung sedimen, seperti pasir, lumpur, karat, dan debu. Akibatnya air sering tampak keruh, kotor, dan menjadi tidak nyaman untuk digunakan.

Meski sudah diolah dan melalui proses desinfeksi, kualitas air PAM juga dapat menjadi keruh. Kondisi ini biasanya terjadi karena:

  • Pipa distribusi yang sudah tua
  • Pemeliharaan atau perbaikan jaringan pemipaan
  • Kebocoran pipa yang membuat sedimen ikut masuk ke dalam aliran air

Baca juga: Cara Terbaik Menjaga Pasokan Air PAM/PDAM Tetap Stabil

Sedimen yang terbawa bersama aliran air akan mengendap di dasar toren. Jika tidak rutin dibersihkan, endapan dapat terbawa ke dalam rumah sehingga air dari keran terlihat keruh.

Ingin tahu alasan kenapa tangki air harus rutin dikuras? Baca selengkapnya di sini!

3 Cara Menjernihkan Air Keruh dan Banyak Sedimen

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi air keruh dan banyak sedimen, antara lain:

Pengendapan merupakan cara paling sederhana untuk menjernihkan air yang keruh. Anda hanya perlu mendiamkan air di dalam bak penampungan atau wadah selama beberapa waktu hingga partikelnya mengendap di dasar.

Namun, menjernihkan air keruh dengan cara ini memiliki kekurangan, antara lain:

  • Lebih efektif untuk partikel besar yang mudah mengendap
  • Membutuhkan waktu beberapa saat sebelum air dapat digunakan
  • Endapan dapat kembali tercampur jika air dalam wadah dipindahkan atau diaduk
  • Kurang efisien untuk kebutuhan air rumah tangga yang digunakan setiap hari

Cara kedua dalam mengatasi air keruh adalah dengan penggunaan tawas atau aluminium sulfat. Fungsi tawas dalam metode ini yaitu untuk menggumpalkan partikel kotoran agar lebih cepat mengendap di dasar. 

Cara menggunakan tawas:

  • Sesuaikan takaran tawas dengan volume air, sebagai contoh untuk 1.000 liter air gunakan 10 sampai 50 gram (3 – 5 sendok makan)
  • Selanjutkan, larutkan tawas ke dalam air, lalu tuang ke dalam tandon atau sumur
  • Diamkan sekitar 30 – 60 menit hingga kotoran mengendap di dasar penampungan

Meski dapat digunakan untuk menjernihkan air keruh, penggunaan tawas berlebih bisa membuat air terasa getir, meninggalkan residu, serta menurunkan pH air.

Dibanding pengendapan atau penggunaan tawas, memasang filter air merupakan solusi paling efektif. Hal ini karena filter menyaring air secara otomatis setiap kali air mengalir, sehingga kualitas air tetap terjaga tanpa perlu proses pengendapan berulang.

Namun perlu diingat, tidak semua filter mampu menyaring sedimen dalam air secara optimal. Karena itu penting memilih filter dengan teknologi terbaik sehingga kualitas air lebih bersih, jernih, dan bebas sedimen.

Rekomendasi Filter untuk Menjernihkan Air Keruh dan Banyak Sedimen

Cara menjernihkan air keruh dan banyak sedimen

Jika air di rumah Anda mengandung banyak sedimen dan partikel halus, filter air Bleu Ultrafiltration (UF) Penguin bisa menjadi solusi.

Filter air Bleu UF menggunakan teknologi membran PVDF dengan kerapatan pori 0,01 mikron.

Sebagai perbandingan, 1 helai rambut manusia berukuran sekitar 50 mikron. Artinya ukuran membran PVDF 5.000x lebih kecil dari rambut sehingga efektif menghilangkan sedimen dan partikel sangat halus seperti pasir, lumpur, karat, debu, dan mikroplastik. 

Selain itu, filter ini juga efektif menyaring kontaminan lumut, parasit, jamur, serta bakteri untuk kualitas air yang lebih bersih dan higienis. Dengan berbagai keunggulan lainnya, filter Bleu UF menjadi pilihan sistem filtrasi terbaik untuk rumah Anda.

Dengan menyaring sedimen, pasir, lumpur, dan karat sejak awal, filter ini mencegah penumpukan dan penyumbatan akibat kotoran.

Hasilnya:

  • Aliran air tetap lancar tanpa sumbatan
  • Kinerja peralatan seperti keran, shower, mesin cuci tetap optimal
  • Masa pakai pipa dan perabotan menjadi lebih panjang

Dalam proses filtrasinya, filter tetap mempertahankan mineral baik yang bermanfaat bagi tubuh. Filter air UF Penguin ini juga tidak menghasilkan air buangan sehingga lebih hemat air dan ramah lingkungan.

Filter air Bleu Ultrafiltrasi Penguin

Dilengkapi katup multiport 4-arah dengan fitur Backwash dan Bypass yang memudahkan pengaturan aliran air serta proses pembersihan tanpa perlu bongkar-pasang filter.

Housing filter dirancang mampu menahan tekanan air hingga 8 bar tanpa mengurangi performa penyaringan, sehingga ideal untuk berbagai kebutuhan air di rumah.

Mampu menghasilkan aliran air hingga 4.000 liter per jam, sehingga kebutuhan air tetap terpenuhi meski digunakan di beberapa titik secara bersamaan.

Filter dapat bekerja pada tekanan minimum 1 bar, sehingga kompatibel dengan sistem standar air rumah tangga.

Membran PVDF

Membran dapat dicuci dan digunakan kembali dengan masa pakai hingga 2 tahun. Agar kinerja filter tetap optimal, rutin lakukan backwash minimal 1-2 minggu sekali (tergantung kondisi air).

Dengan material tabung housing tebal yang tahan cuaca, menjadikannya aman dipasang di luar ruangan. Housing ini juga dilengkapi garansi 2 tahun untuk perlindungan dan ketenangan selama penggunaan.

Tersedia dalam pilihan ukuran 10 inch dan 20 inch, untuk informasi lebih lanjut hubungi customer service kami di 0800 111 2222 (bebas pulsa) atau WhatsApp ke 0855 777 0000.

Baca juga: Cara Memilih Filter Air Keran Terbaik untuk Rumah Anda