Air yang terlihat jernih belum tentu bebas dari bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella. Jika digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, bakteri ini bisa masuk ke tubuh dan memicu diare, mual, hingga infeksi pencernaan pada keluarga Anda. Sebab itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan bakteri dalam air rumah tangga dengan tepat.
3 Cara Menghilangkan Bakteri dalam Air
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bakteri di air rumah tangga, yaitu:
1. Merebus Air hingga Mendidih

Cara pertama dan paling sederhana untuk menghilangkan bakteri adalah dengan merebus air.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), merebus air bisa membunuh mikroorganisme penyebab penyakit, termasuk bakteri, virus, dan parasit.
Berikut caranya:
- Panaskan hingga mendidih sempurna (suhu 100°C)
- Pertahankan kondisi mendidih selama 1-3 menit
- Dinginkan air, lalu simpan dalam wadah bersih dan tertutup
Namun untuk pemakaian harian, cara ini kurang praktis. Selain butuh waktu dan energi lebih untuk mengolah air dalam jumlah besar, air yang sudah direbus juga rentan terkontaminasi kembali jika tidak disimpan dengan benar.
2. Disinfeksi Menggunakan Kaporit

Cara lain untuk menghilangkan bakteri dalam air adalah dengan menggunakan kaporit.
Kaporit merupakan zat disinfektan yang biasa digunakan dalam penjernihan air untuk membunuh mikroorganisme, termasuk bakteri. Metode ini juga bisa diterapkan untuk skala air rumah tangga selama penggunaannya sesuai.
Berikut caranya:
- Ketahui volume air di dalam toren atau bak penampungan
- Siapkan bubuk atau tablet kaporit khusus untuk pengolahan air
- Ikuti dosis yang tertera pada label kemasan, sesuaikan dengan volume air
- Larutkan bubuk atau tablet kaporit dengan sedikit air dalam ember terpisah
- Tuangkan larutan kaporit ke dalam tandon, lalu aduk hingga merata
- Diamkan selama 30 menit hingga proses disinfeksi bekerja optimal
Meski efektif membunuh mikroorganisme, penggunaan kaporit tidak bisa sembarangan. Jika dosisnya berlebihan, klorin bisa meninggalkan residu yang memengaruhi bau dan rasa air.
3. Memasang Filter Air
Cara paling praktis dan efektif untuk jangka panjang adalah memasang filter air yang mampu menghilangkan bakteri dalam air. Secara otomatis, filter ini akan menyaring bakteri, sehingga air lebih higienis tanpa perlu direbus atau ditambah bahan kimia.
Namun, tidak semua filter efektif untuk bakteri, sehingga pemilihannya perlu diperhatikan.
Pastikan:
- Pilih filter yang fungsinya khusus untuk menyaring bakteri dan mikroorganisme lainnya
- Cek kerapatan pori membran, semakin kecil semakin efektif menghilangkan bakteri
- Pilih filter air yang sudah tersertifikasi dan perawatannya praktis
Atasi Air Mengandung Bakteri dengan Filter Bleu Ultrafiltration
Jika butuh filter air terbaik yang efektif menghilangkan bakteri, Bleu Ultrafiltration (UF) Penguin adalah solusinya.
1. Air Lebih Jernih dan Higienis

Filter air UF sudah teruji dan tersertifikasi SGS, mampu menghilangkan bakteri hingga 99,99%.
Dengan menggunakan membran PVDF (Polyvinylidene Fluoride) 0,01 mikron, filter air ini juga efektif menyaring partikel halus seperti debu, pasir, karat, dan mikroplastik.
- Air lebih jernih dan higienis untuk kebutuhan sehari-hari
- Aliran air di keran dan shower tetap lancar tanpa sumbatan
- Performa water heater dan mesin cuci tetap optimal
- Masa pakai peralatan rumah tangga lebih awet
2. Suplai Air Stabil
Memiliki debit air tinggi hingga 4.000 liter per jam, filter air UF mampu memenuhi kebutuhan air harian keluarga.
3. Mineral Tetap Terjaga
Selama proses penyaringan, filter Bleu UF tetap mempertahankan mineral alami yang dibutuhkan oleh tubuh.
4. Perawatan Praktis
Dilengkapi fitur backwash untuk memudahkan pembersihan membran dan fitur bypass agar perawatan dapat dilakukan tanpa mematikan aliran air ke rumah.
5. Awet dan Hemat Biaya
Material membran kuat, tahan zat kimia, dan dapat dicuci berulang kali dengan masa pakai hingga 2 tahun (tergantung kondisi dan penggunaan air).
Selain itu, housing filter dirancang tebal dan tahan cuaca, aman untuk dipasang di luar ruangan, serta dilengkapi garansi 2 tahun.

Tersedia ukuran 10 inch dan 20 inch, dapatkan filter Bleu UF Penguin di official store Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia Penguin Indonesia. Atau, konsultasikan kondisi air Anda dengan menghubungi customer service kami di 0855 777 0000 (WhatsApp).
Baca juga: Cara Menghilangkan Noda Kuning pada Baju dan Perabotan
FAQ Menghilangkan Bakteri dalam Air
1. Bakteri apa yang ditemukan dalam air?
Jenis bakteri yang umum ditemukan dalam air rumah tangga adalah E. coli dan Salmonella. Jenis bakteri ini biasanya berasal dari pencemaran lingkungan, rembesan limbah septik, atau pipa yang bocor.
2. Bagaimana cara membunuh bakteri di air?
Cara membunuh atau menghilangkan bakteri di air bisa dengan merebus air, menambahkan kaporit, atau menggunakan filter Bleu Ultrafiltration (UF). Di antara ketiganya, filter UF adalah solusi paling praktis dan efektif karena mampu mengurangi bakteri hingga 99,99%.
3. Berapa lama merebus air agar bakteri mati?
Anda dapat merebus air hingga mendidih sempurna (100°C) selama 1-3 menit untuk mematikan bakteri. Namun, cara ini tidak sepenuhnya efektif untuk membasmi semua jenis bakteri di dalam air.
4. Apakah filter air Bleu UF bisa menghilangkan bakteri?
Ya, bisa. Dengan membran PVDF 0,01 mikron, Bleu Ultrafiltration (UF) teruji dan tersertifikasi SGS mampu mengurangi bakteri hingga 99,99%.
5. Berapa kerapatan filter air ultrafiltrasi Penguin?
Filter air Bleu Ultrafiltration (UF) Penguin memiliki membran dengan tingkat kerapatan pori 0,01 mikron, sehingga efektif menyaring berbagai kontaminan mikroskopis dalam air.
