Air keran tidak hanya digunakan untuk mandi. Dalam keseharian, air dari keran juga dipakai untuk mencuci bahan makanan, bahkan digunakan untuk memasak. Karena itu, pemasangan filter air menjadi perlindungan ekstra untuk memastikan air lebih bersih, nyaman, dan aman digunakan sehari-hari. Agar tidak salah pilih, berikut cara memilih filter air kran yang tepat untuk di rumah.
Mengapa Filter Air Kran Penting?

Air yang terlihat jernih belum tentu bebas dari kontaminan. Pada air PAM/PDAM, air masih berpotensi mengandung residu klorin dari desinfeksi, serta partikel halus dari pipa distribusi yang panjang. Kondisi ini membuat air berwarna, berbau, berasa, dan kurang nyaman digunakan.
Sementara itu, air tanah atau air sumur bor juga memiliki masalah tersendiri. Air jenis ini sering mengandung partikel halus, mineral berlebih, logam berat, hingga kimia berbahaya dari limbah industri. Di sinilah peran filter air kran sangat penting, karena membantu:
- Menyaring pasir, tanah, lumpur, hingga debu yang lolos dari sistem filtrasi pertama
- Mengurangi bau dan rasa tidak sedap, terutama sisa klorin pada air PAM/PDAM
- Meningkatkan kenyamanan saat mencuci bahan makanan dan memasak
Bagaimana Cara Memilih Filter Air Kran yang Tepat?
1. Pastikan Teknologi Penyaringan Canggih
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih filter air kran adalah teknologi penyaringannya. Filter air yang baik tidak hanya menyaring sedimen, tapi juga efektif mengurangi berbagai kontaminan tanpa menghilangkan mineral alami yang bermanfaat bagi tubuh.
Filter air Bleu Series Matrikx Penguin menggunakan teknologi karbon katalitik dengan pori mikro lebih banyak. Teknologi ini memungkinkan kapasitas adsorpsi yang lebih besar, sehingga penyaringan menjadi lebih optimal, sekaligus tetap menjaga mineral alami yang dibutuhkan tubuh.
Kontaminan kompleks yang bisa disaring antara lain:
- PFAS (Per- and Polyfluoroalkyl Substances): Bahan kimia dari aktivitas industri maupun produk rumah tangga seperti alat masak anti-lengket, produk tahan air, hingga kosmetik, yang dikenal sulit terurai.
- VOCs (Volatile Organic Compounds): Senyawa kimia yang berasal dari cat, bahan bakar, pestisida, cairan pembersih, serta material bangunan.
- Klorin: Zat desinfektan pada air PAM/PDAM yang bisa menyebabkan bau dan rasa tidak sedap.
- Mikroplastik: Partikel sangat kecil hasil degradasi kantong plastik, serat pakaian sintetis, atau perabotan plastik.
2. Perhatikan Tingkat Kehalusan Penyaringan (Micron Rating)

Micron rating menunjukkan seberapa halus partikel yang bisa disaring oleh filter. Semakin kecil angkanya, semakin efektif filter dalam menyaring partikel yang halus. Masalahnya, tidak semua filter keran dirancang untuk mampu menyaring partikel berukuran sangat kecil.
Filter air Matrikx mampu menyaring hingga 1 mikron, sehingga efektif dalam mengatasi partikel halus yang lolos dari filtrasi utama, seperti pasir, debu, hingga karat. Hasilnya, air menjadi lebih jernih, bersih, dan aman untuk penggunaan sehari-hari.
3. Pilih Filter dengan Material Aman dan Tersertifikasi
Selain teknologi penyaringan, material filter juga penting karena bersentuhan langsung dengan air yang digunakan setiap hari. Material filter harus dipastikan aman dan tidak melepaskan residu berbahaya, baik ke dalam air maupun ke lingkungan.
Filter air Matrikx terbuat dari 100% karbon aktif tempurung kelapa yang ramah lingkungan. Material ini telah memenuhi berbagai standar internasional, seperti NSF/ANSI 42, NSF/ANSI 61, WQA Gold, Halal, serta terbuat dari material Food Grade. Ini memastikan filter aman, higienis, dan sesuai dengan standar kesehatan global.
4. Sesuaikan Jenis Filter Kran dengan Masalah Air

Setiap rumah memiliki kondisi air yang berbeda, tergantung pada sumber air, pemipaan, dan tingkat pencemaran di lingkungan. Karena itu, pemilihan filter perlu disesuaikan agar hasilnya lebih efektif.
Filter air kran Matrikx tersedia dalam beberapa pilihan kartrid yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan di rumah, yaitu:
- Matrikx Basic (FB-10-XCB)
Dirancang untuk mengatasi residu klorin, menjernihkan air, memperbaiki bau dan rasa air, serta menyaring partikel hingga ukuran 5 mikron, dengan kapasitas penyaringan hingga 9.500 liter.
- Matrikx CTO (FB-1P-XCT)
Efektif mengurangi residu klorin, menjernihkan air, memperbaiki bau dan rasa air, serta PFAS dan kloramin, dengan kemampuan penyaringan partikel hingga 5 mikron dan kapasitas mencapai 45.000 liter.
- Matrikx CTO Plus (FB-1P-XCP)
Pilihan paling lengkap yang mampu menyaring PFAS, VOC, klorin, kloramin, mikroplastik, serta partikel halus hingga 1 mikron, dan menjernihkan warna, memperbaiki bau dan rasa, dengan kapasitas besar hingga 114.000 liter.
5. Pastikan Filter Air Keran Minim Perawatan
Filter dengan kapasitas penyaringan kecil cenderung lebih cepat jenuh, terlebih jika kualitas air di rumah kurang baik. Akibatnya, kartrid harus lebih sering diganti sehingga kurang efisien untuk sehari-hari.
Filter air keran Bleu Series Matrikx dirancang dengan kapasitas penyaringan 10× lebih besar dibanding filter karbon pada umumnya. Keunggulan ini memberikan berbagai manfaat, antara lain:
- Lebih efektif dalam menyaring kontaminan
- Lebih tahan lama karena frekuensi penggantian kartrid lebih jarang
- Lebih hemat biaya perawatan dalam jangka panjang
Dengan desain compact berukuran 10 inch, filter air Matrikx jadi solusi efektif untuk memastikan air dari setiap titik kran tetap bersih, jernih, dan nyaman digunakan sehari-hari. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi customer service, atau dapatkan produknya di official store Tokopedia dan Tiktok Shop Penguin Indonesia.
Baca juga: 4 Lokasi Ideal Memasang Tangki Air Ramping di Rumah Minimalis
