Cara Menjernihkan Air PDAM agar Lebih Bersih dan Aman

Meskipun telah melalui proses pengolahan, kualitas air PAM/PDAM yang sampai ke rumah tidak selalu sama. Ada yang terlihat keruh, berbau, hingga terasa pahit, sehingga kurang nyaman saat digunakan. Karena itu, penting untuk memahami penyebabnya sekaligus mengetahui cara menjernihkan dan mengatasi air PDAM yang keruh dengan tepat. Dengan penanganan yang sesuai, kualitas air PDAM jadi lebih jernih, segar, dan nyaman dipakai sehari-hari.

Apa Saja Proses Pengolahan pada Air PDAM?

Apa Saja Proses Pengolahan pada Air PDAM?

Sebelum sampai ke rumah, air PDAM sudah melalui beberapa proses pengolahan, yaitu:

Air baku diambil dari berbagai sumber seperti sungai, danau, atau mata air yang kemudian ditampung di bangunan intake. Pada tahap ini, air disaring menggunakan screen bar (penyaring) untuk memisahkan kotoran sebelum diproses ke tahapan pengolahan utama.

Tahapan ini merupakan proses pengolahan air utama. Dalam prosesnya, air akan diolah melalui beberapa tahap, yaitu:

  • Koagulasi: Penambahan bahan kimia seperti tawas (aluminium sulfat) untuk memisahkan air dari partikel dan kotoran.
  • Flokulasi: Pengadukan perlahan untuk membentuk gumpalan (flok) dari kotoran agar mudah mengendap.
  • Sedimentasi: Pengendapan flok atau lumpur di dasar bak agar air yang masuk ke tahapan filtrasi lebih bersih.
  • Filtrasi: Penyaringan air lanjutan menggunakan teknologi membran atau media seperti pasir atau kerikil silika.
  • Desinfeksi: Penambahan klorin, ozon, atau UV untuk membunuh kuman dan bakteri. Pada tahap ini, sering kali masih terdapat residu klorin yang tertinggal.

Air yang telah diolah disimpan sementara di reservoir (tempat penampungan). Setelah itu, air akan didistribusikan ke rumah-rumah melalui jaringan pemipaan.

Kenapa Air PDAM bisa Keruh dan Berbau?

Kenapa Air PDAM bisa Keruh dan Berbau?

Meskipun sudah melalui berbagai tahap pengolahan, kualitas air PDAM masih ada risiko tercemar. Berikut beberapa penyebabnya:

  • Perubahan musim: Saat musim hujan, sumber air biasanya mengandung lebih banyak lumpur dan kotoran. Kondisi ini bisa membuat proses pengolahan di WTP tidak bekerja optimal, sehingga berpotensi membuat air menjadi keruh.
  • Residu klorin: Sisa klorin pada proses desinfeksi bisa menimbulkan bau tajam seperti kaporit dan mengubah rasa air menjadi pahit.
  • Endapan dalam pipa: Pipa distribusi tua berisiko menyimpan kotoran dan karat yang bisa ikut mengalir ke dalam rumah.
  • Perbaikan pipa: Saat terjadi perbaikan atau kebocoran, kotoran dari luar pipa bisa masuk ke dalam dan memengaruhi kualitas air PDAM.

Baca juga: Dampak Menggunakan Air PAM yang Kotor

Cara Menjernihkan Air PDAM yang Keruh dengan Mudah

Jika air tiba-tiba keruh, Anda bisa menampung dan mendiamkannya selama beberapa saat. Cara ini membantu partikel kotoran mengendap di dasar wadah, sehingga air tampak jernih dan kotoran tidak ikut terbawa saat digunakan.

Apabila kualitas air di rumah tidak kunjung membaik, Anda bisa melaporkannya ke pihak PAM/PDAM. Hal ini penting untuk memastikan apakah masalahnya ada pada jaringan distribusi atau sumber air.

Untuk menjamin kualitas air PAM, penggunaan filter air merupakan cara yang paling efektif untuk menjernihkan air PDAM yang keruh. Dengan filter yang tepat, berbagai kontaminan bisa tersaring secara optimal, sehingga air lebih bersih, jernih, dan aman digunakan sehari-hari.

Filter Air Bleu Series Solusi Efektif Menjernihkan Air PDAM

Tersedia dalam berbagai pilihan, filter air Bleu Series Penguin ideal untuk sistem filtrasi satu rumah (pra-filtrasi) dan penggunaan di titik-titik tertentu (pasca-filtrasi).

Filter air untuk  menjernihkan air PDAM

Menggunakan media karbon aktif dari batubara bitumen dengan daya serap tinggi, filter ini efektif menyaring klorin dan residu kimia, serta cocok untuk kebutuhan satu rumah. Hasilnya, air di rumah lebih jernih, rasa dan aromanya lebih segar, serta aman untuk memasak dan mencuci bahan makanan.

Solusi terbaik untuk air yang keruh, berbau, dan berasa

Filter ini cocok digunakan sebagai sistem pra-filtrasi maupun pasca-filtrasi. Tersedia dalam beberapa pilihan kartrid, filter ini mudah disesuaikan dengan kebutuhan.

  • Spun Wound Polypropylene (FB-20-PP1/5): Terbuat dari polipropilena murni yang efektif menyaring partikel seperti pasir, lumpur, dan karat hingga ukuran satu mikron. Filter ini menjadikan kualitas air lebih bersih dan bebas sedimen.
  • Carbon Block (FB-20-CTO): Berbahan dasar karbon aktif berkualitas yang efektif menyaring klorin dan kimia organik, sekaligus mengatasi masalah rasa, bau, dan warna pada air. Kualitas air pun lebih aman untuk mencuci bahan makanan.
  • Granular Activated Carbon (FB-20-GAC): Dengan butiran karbon aktif batok kelapa, filter ini optimal menyaring klorin, herbisida, pestisida, serta memperbaiki warna, rasa, dan bau. Air pun lebih bersih dan aman digunakan sehari-hari.

Dirancang untuk memberikan perlindungan optimal pada titik keran tertentu seperti wastafel dapur dan kamar mandi. Terbuat dari 100% karbon aktif tempurung kelapa yang ramah lingkungan, filter air Matrikx efektif mengatasi kontaminan berbahaya seperti PFAS, VOC, Klorin, dan Mikroplastik.

Filter air keran terbaik

Untuk pemilihan filter air yang tepat, konsultasikan masalah air di rumah Anda dengan menghubungi customer service kami atau dapatkan produknya di official store Shopee dan Tokopedia Penguin Indonesia.

Baca juga: Mitos atau Fakta Cat Toren Warna Hitam Cegah Lumut?